7 Fakta Menarik Tentang Masjidil Aqsa

By | December 7, 2015

Hanya ada satu tempat ibadah di planet ini yang begitu diperebutkan oleh dua agama besar dunia.

Dia adalah Masjidil Aqsa.

Selama beribu-ribu tahun, orang-orang saling bersaing untuk bisa menguasai masjid sacral ini.

Bagi kaum muslim, Masjidil Aqsa selalu ada di hati.

Ini adalah tempat suci ketida dalam agama Islam.

Di sana pula, Nabi Muhammad SAW diberangkatkan dalam perjalanan Isra dan Miraj.

Ini adalah event paling bersejarah dalam seluruh peradaban manusia…

…karena pada peristiwa inilah setiap Nabi yang pernah diutus ke bumi berkumpul.

Melakukan shalat berjamaah di belakang Rasulullah SAW sebagai imam.

Berikut ini adalah beberapa fakta menarik yang mungkin belum Anda ketahui tentang Masjidil Aqsa:

[1] Bukan Hanya Ada Satu Masjid

Ada lebih dari satu masjid dalam kompleks Masjidil Aqsa.

Nama Al Aqsa mulanya digunakan untuk menyebut situs yang terletak di bagian paling selaran sudut masjid.

Padahal, Masjidil Aqsa bukanlah satu-satunya masjid di tempat ini.

Untuk mencegah kebingungan, kompleks bersejarah itu disebut dengan nama Al Haram Asyarif atau yang dalam Bahasa Indonesia berarti tanah suci yang mulia.

Masjidil Aqsa bukan satu-satunya masjid di kompleks ini.

Masjid-masjid lainnya terletak dekat dengan Masjidil Aqsa.

Beberapa diantaranya adalah Masjid Qibla, Masjid Al Sakhra alias Dome of the Rock, Masjid Buraq, Masjid Marwani, dan lainnya.

Kekeliruan paling umum terjadi adalah ketika orang-orang melihat gambar Masjid Dome of the Rock.

Mayoritas orang mengangap masjid inilah yang merupakan Masjidil Aqsa.

Padahal antara Masjidil Aqsa dan Dome of the Rock itu beda sama sekali.

[2] Tempat Pemakaman

Tidak ada rekam jejak sejarah yang mencatat berapa tepatnya jumlah nabi dan rasul yang dimakamkan di area ini.

Tapi yang jelas, jumlahnya cukup banyak.

Sebagai contoh, Nabi Sulaiman kemungkinan besar dimakamkan disana.

Karena setiap nabi selalu dikebumikan di tempat dimana beliau meninggal.

Dan Nabi Sulaiman wafat ketika mengawasi pembangunan beberapa tempat di sana.

[3] Tempat Pembuangan Sampah

Kompleks Masjidil Aqsa pernah dijadikan area tempat pembuangan sampah

Hal ini terjadi ketika bangsa Romawi merebut wilayah Yerusalem dan…

…mengusir seluruh orang Yahudi.

Pada masa periode itu, orang Yahudi tidak diizinkan tinggal di sana.

Orang-orang Romawi kemudian berbuat sesukanya.

Mereka menggunakan area di sekitar masjid sebagai tempat pembuangan sampah.

Semua ini bermula pada tahun 70 masehi.

Yaitu ketika tentara Romawi di bawah Raja Titus berhasil menguasai Yerusalem.

Tempat-tempat suci dihancurkan.

Orang-orang Yahudi ketika itu dibasmi oleh bangsa Romawi dari tahun 117 sampai 138.

Ketika Yerusalem akhirnya berhasil ditaklukkan oleh Khalifah Umar bin Khattab pada tahun 636,

Umar membersihkan dan mengangkat sampah-sampah di Masjidil Aqsa dengan tangannya sendiri.

Kemudian, setelah berabad-abad diusir dari Yerusalem, kaum Yahudi diundang kembali untuk tinggal di Masjidil Aqsa.

Kurang lebih 70 keluarga dari pengungsi di desa terdekat kembali ke Yersalem.

Umar memberikan hak mereka untuk kembali pulang dan tinggal di sekitar Masjidil Aqsa.

Sebuah jasa yang tampaknya sepupu kita, umat Yahudi, telah melupakannya.

[4] Tempat Imam Al Ghazali Pernah Tinggal dan Menulis Karya Besarnya

Salah satu literature terkenal dalam sejarah peradaban dunia Islam adalah Ihyaa Ulumuddin…

…karangan ulama besar Abu Hamid Al Ghazali yang ditulis beliau ketika tinggal di Masjidil Aqsa.

Imam Ghazali adalah nama yang tidak asing di telinga kaum muslimin.

Tokoh terkemuka dalam kancah filsafat dan tasawuf.

Beliau memiliki pengaruh dan pemikiran yang telah menyebar ke seantero dunia Islam.

[5] Tempat Pembantaian

Ketika bala tentara Salib pertama kali menguasai Yerusalem…

…mereka menemukan banyak mayoritas penduduk Masjidil Aqsa adalah beragam Islam.

Tentara Salib lalu membantai dengan cara mengeksekusi puluhan ribu muslim di tempat ini.

Tentara Salib juga menjadikan Masjid Qibly yang masih berada di dekat Masjidil Aqsa sebagai istana,

Dome of the Rock dialih fungsikan sebagai gereja, dan ruang bawah tanahnya sebagai kandang.

Penduduk muslim yang berhasil selamat dari pembantaian juga berakhir tragis.

Mereka disalib pada sebuah salib besar yang ditempatkan di dekat pusat masjid.

Ketika Salahuddin Al Ayubi menaklukkan Yerusalem, salib ini kemudian sirsak.

[6] Mimbar Legendaris

Nooruddin Zengi, salah satu pahlawan besar dalam sejarah Islam, memiliki sebuah mimbar khusus yang dipasang di Masjidil Aqsa.

Selain indah, mimbar ini juga dibuat tanpa menggunakan paku maupun lem.

Sayangnya, sebelum dipasang, Masjidil Aqsa dikuasai Tentara Salib.

Keinginan Nooruddin ini kemudian diteruskan oleh muridnya, Salahuddin Ayyubi.

Setelah Salahuddin Ayyubi berhasil membebaskan Yerusalem untuk ke dua kalinya.

Mimbar itupun akhirnya berhasil dipasang.

Mimbar itu kemudian dikenal sebagai mimbar Salahuddin Alayyubi.

Namun mimbar ini tidak bertahan lama dan musnah pada 1969.

[7] Pernah Dibakar

Apa yag akan terjadi jika Masjidil Aqsa dirusak oleh sekelompok orang?

Tentunya umat muslim di seluruh dunia tidak akan membiarkan ini terjadi.

Pada tahun 1969 Masjidil Aqsa dibakar oleh seoran Zionist Australia.

Mimbar kuno peninggalan Shalahuddin Alayyubi musnah.

Palestina dan Israel saling tuduh.

Belakangan diketahui jika pembakarnya adalah bernama Denis Michael Rohan, seorang Zionist berkebangsaan Australia

Rohan ditangkap tiga hari setelah kejadian pembakaran

Dia mengaku sengaja membakar Masjidil Aqsa.

Menurutnya, dengan merusak Masjidil Aqsa dan membangun Bait Suci Yahudi…

…mesiah penyelamat manusia akan segera turun.

Rohan akhirnya dinyatakan gila, dideportasi kembali ke Australi, dan mati dalam perawatan pada tahun 1995.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *