Binasalah Orang Yang Sombong

By | December 6, 2015

Seringkali, semakin banyak harta dan anak seseorang, semakin tinggi ilmunya, semakin bergengsi titelnya di masyarakat, semakin besar pula arogansinya.

Padahal Allah telah mengingatkan di dalam Al Quran

Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu): di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (Qs. At-Taghabun: 15)

Dalam satu hadits…

Dari Usamah bin Zaid radhiyallaahu ‘anhu, dia berkata,

“Aku pernah mendengar Rasulullahshallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Seseorang didatangkan pada hari kiamat lalu dilemparkan ke dalam neraka…

…hingga usus perutnya terburai, lalu dia berputar-putar di dalam neraka seperti himar yang berputar-putar pada alat penggilingnya.

Lalu para penghuni neraka mengerumuninya seraya bertanya,

‘Wahai Fulan, apa yang telah menimpamu?

Bukankah engkau dahulu menyuruh kami kepada yang ma’ruf dan mencegah kami dari yang munkar?’

Dia menjawab, ‘Memang aku dulu menyuruh kalian kepada yang ma’ruf, tapi justru aku TIDAK melakukannya…

…dan aku mencegah kalian dari yang mungkar, tapi aku justru melakukannya.” (HR.Bukhari & Muslim)

..Maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.” (Qs. An-Najm:32)

Dalam hadits lain yang disebutkan bahwa:

Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.”

Ada seseorang yang bertanya,

“Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?”

Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan.

Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.“ (HR. Muslim)

… dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, Maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa oleh kemadharatan, Maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan.” (Qs. An-Nahl : 53).

 

Tiga perkara yang membinasakan: rasa pelit yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti dan ujubnya seseorang terhadap dirinya sendiri” (HR. At-Thabrani dalam Mu’jam Al-Ausath)

    “Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka yang mengolok-olok, dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita (yang diolok-olokkan) lebih baik dari wanita (mengolok-olok).” (Al-Hujurat:11)

Dan di dalam Al Quran, Luqman menasihati anaknya agar tidak berlaku sombong.

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. Dan sederhanakanlah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu, sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.” (Luqman :18-19)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *