From Zero to Hero: Loncatan Jenjang Karier Nabi Yusuf di Kerajaan

By | October 23, 2015

“Dan raja berkata, “Bawalah dia (Yusuf) kepadaku, agar aku memilih dia (sebagai orang yang dekat) kepadaku.” Ketika dia (raja) telah bercakap-cakap dengan dia, dia (raja) berkata, “Sesungguhnya kamu (mulai) hari ini menjadi seorang yang berkedudukan tinggi di lingkungan kami dan dipercaya.” (QS. Yusuf: 54)

Setelah dibebaskan dari penjara, Nabi Yusuf diberikan pilihan untuk memilih jabatan yang diinginkannya. Yusuf berkata,

“Jadikanlah aku bendaharawan negeri (Mesir); karena sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, dan berpengetahuan.” (QS. Yusuf: 55)

Sang raja menyetujui permintaan Yusuf dan mengangkatnya menjadi salah seorang pejabat di kota Mesir.

“Dan demikianlah Kami memberi kedudukan kepada Yusuf di negeri ini (Mesir); untuk tinggal di mana saja yang dia kehendaki. Kami melimpahkan rahmat kepada siapa yang Kami kehendaki dan Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat baik.” (QS. Yusuf: 56)

Dan ketika Yusuf telah menjadi pejabat yang mengurusi kebutuhan bahan pokok di Mesir.

Secara kebetulan, saudara-saudaranya di Palestina –yang dulu telah membuangnya- sedang mengalami paceklik berkepanjangan. Mereka harus meminta bantuan kepada kerajaan Mesir dimana Yusuf menjadi pejabat yang bertanggung jawab terhadap bantuan ini.

Saudara-saudaranya tidak mengetahui bahwa pejabat yang mereka temui adalah Yusuf yang pernah mereka campakkan di sumur yang dalam.

“Dan sungguh, pahala akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan selalu bertakwa. (QS. Yusuf: 57)

Meskipun mendapatkan berbagai cobaan dan ujian, Nabi Yusuf akhirnya mampu menduduki posisi penting di Mesir. From zero to hero.

Semoga bermanfaat…

 

Salam

Sulaymane Idris

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *