Hati-hati! Istidroj

By | January 7, 2016

Ada orang yang Allah berikan kekayaan berlimpah.

Rumah mewah, dua tiga empat.

Apartemen dengan harga di atas 1M di kawasan segi tiga emas seakan mudah untuk dibeli.

Mobil-mobil berkelas bertengger di garasi.

Hati-hati…

Ini bisa jadi adalah istidroj.

Yaitu bentuk pemberian dari Allah untuk membuat seseorang menjadi semakin terlena dengan maksiat dan terjerumus semakin jauh ke dalam kekufuran.

Hal ini akibat ia tidak meyakini adanya Allah dan terus menerus berbuat maksiat.

Allah beri dia kekayaan yang terus bertambah dan bertambah.

Semua kekayaannya tidak membuat ia menjadi semakin baik agamanya.

Justru segala kenikmatan yang ia nikmati menjadi sesuatu yang melenakan.

“Maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran), maka Allah terus akan memalingkan hati mereka.” (QS. Ash Shof: 5)

“Sesungguhnya Kami telah mencobai mereka (musyrikin Mekah) sebagaimana Kami telah mencobai pemilik-pemilik kebun,

…ketika mereka bersumpah bahwa mereka sungguh-sungguh akan memetik (hasil) nya di pagi hari,

,,,dan mereka tidak menyisihkan (hak fakir miskin), lalu kebun itu diliputi malapetaka (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur.” (QS. Al Qolam: 17-19)

Semua kenikmatan yang melenakan ini bukan hanya dalam bentuk harta saja.

Bisa saja dengan umur panjang, kesehatan, keturunan dan anak-anak yang sukses dalam hal duniawi.

Kita harus introspeksi diri.

Apakah berbagai nikmat yang kita dapatkan dari Allah, semua itu semakin mendekatkan kita kepada Allah atau malah sebaliknya?

Semakin menjauh dari jalan yang lurus dan terbuai dalam segala kenikmatan yang melalaikan.

Apakah pekerjaan, bisnis, dan harta kita membuat kita lalai melaksanakan shalat, sering menunda-nunda bahkan sampai tidak mengerjakannya sama sekali?

Semoga Allah senantiasa memberikan kita nikmat yang memiliki keberkahan di dalamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *