Iman dan Taqwa: Kunci Rezeki

By | November 27, 2015

Selain taubat dan istigfar, iman dan takwa juga merupakan salah satu penyebab dimudahkannya rezeki seorang hamba. Allah Swt. berfirman dalam surat Al-A’raf ayat 96:

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berbagai berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatan mereka sendiri”. (Q.S. Al-A’raf:96)

Abdullah bin Abbas menjelaskan keterkaitan ayat di atas dengan dimudahkannya rezeki seorang hamba. Beliau menjelaskan bahwa Allah Swt. akan melapangkan kebaikan berupa kekayaan untuk mereka yang beriman dan bertakwa dan memudahkan mereka untuk mendapatkan rezekinya dari segala arah.

Yang menarik dari ayat di atas adalah bahwa Allah Swt. menggunakan kata “berkah” dalam bentuk jamak. Ini menunjukkan banyaknya keberkahan yang akan datang dari langit dan bumi bagi penduduk suatu negeri yang beriman dan bertakwa kepada-Nya. Imam Ar-Razi menjelaskan bahwa keberkahan dari langit maksudnya adalah turunnya hujan, sedangkan yang dimaksud dengan keberkahan dari bumi adalah tumbuhnya berbagai tanaman, buah-buahan, sayur-sayuran, berlimpahnya hewan ternak serta adanya rasa aman dan keselamatan.

Pada ayat yang lain Allah Swt. juga berfirman dalam surat Ath-Thalaq ayat 3:

“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberi-nya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (Q.S. Ath-Thalaq:2-3)

Ayat di atas secara jelas menunjukkan janji Allah Swt. berupa jalan keluar (atas segala permasalahan) dan rezeki yang tidak diduga-duga kepada siapa saja yang bertakwa kepada-Nya.  Ibnu Abbas r.a mengatakan bahwa jalan keluar di sini maksudnya adalah Allah Swt. akan menyelamatkannya dari setiap kesulitan dunia dan akhirat dan memberikan rezeki dari arah yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

Berkaitan dengan iman dan takwa sebagai sumber rezeki, Allah juga berfirman dalam surat Al-Maidah ayat 66 dan surat Al-Jin ayat 16:

“Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil dan (Al-Qur’an) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka. Diantara mereka ada golongan pertengahan. Dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka”. (Q.S. Al-Maidah:66)

“Dan bahwasanya jika mereka tetap berjalan di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rizki yang banyak).” (Q.S. Al-Jin:16)

Kedua ayat di atas menerangkan bahwa seandainya ahli kitab mengamalkan apa yang ada di dalam Taurat, Injil, dan Al-Quran, Allah Swt. pasti akan memperbanyak rezeki mereka.

Dengan demikian, jelaslah bahwa bagi siapa saja yang mengharapkan kelapangan rezeki dan jalan keluar dari permasalahan hidup, maka sudah seharusnya kita beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt. Meyakini Allah Swt. sebagai Tuhan Yang Maha Esa, Zat Yang Mahahidup, dan Berdiri Sendiri mengurus semua makhluk-Nya. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah semata. Sudah seharusnya kita tidak mengadakan tandingan-tandingan dalam beribadah kepada-Nya.

One thought on “Iman dan Taqwa: Kunci Rezeki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *