Islam di Eropa: Masjid Agung Paris, Perancis

By | November 12, 2015

Grande Mosquée de Paris atau Paris Mosque atau Masjid Agung Paris merupakan salah satu masjid terbesar di Perancis. Masjid ini adalah tanda terima kasih negara Perancis kepada para pasukan tembak Muslim. Mereka direkrut dari negara jajahan Perancis seperti Marokko dan Tunisia untuk melawan Jerman pada Perang Dunia I. Jumlah tentara Muslim yang wafat mencapai 100,000 jiwa.

islam di eropa

Masjid ini dibuka pertama kali oleh Presiden Gaston Doumergue pada tanggal 15 Juli 1926 dan memiliki arsitektur bergaya Mudéjar, dekorasi khas bangsa Iberia, dengan menaranya yang setinggi 33 m. Ahmad al-Alawi (1869-1934) memimpin shalat berjamaah pertama untuk membuka peresmian masjid yang dihadiri oleh Presiden Perancis. Ahmad al-Alawi adalah seorang sufi asal Aljazair, pendiri aliran sufi modern Darqawiyya Alawiyya, cabang dari aliran Shadhiliyya yang pendirinya adalah seorang sufi asal Maroko.

Selama Perang Dunia II ketika Perancis dibawah kekuasaan Nazi Jerman, ketua masjid yang bernama Si Kaddour Benghabrit menjadikan masjid Paris ebagai tempat persembunyian rahasia orang-orang Aljazair dan Yahudi Eropa. Beliau memberikan tempat penampungan dan membuat akte kelahiran palsu sebagai orang Muslim kepada pengungsi Yahudi untuk melindungi mereka dari eksekusi tentara Jerman.

Meskipun pada awalnya masjid ini disponsori oleh raja Maroko, masjid Paris diserahkan tanggung jawabnya kepada Aljazair pada tahun 1957 oleh Menteri Luar Negeri Perancis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *