Manfaat Sunat

By | December 10, 2015

Sunat atau khitan memiliki manfaat bukan hanya dari sisi kesehatan tapi juga sebagai bentuk peribadatan kepada Allah Swt.

Hadits riwayat Bukhari dari Abu Hurairah menunjukkan bahwa Nabi Ibrahim sudah berumur 80 tahun ketika menerima perintah khitan.

Perintah Sunat

Allah Ta’ala berfirman di dalam surah Al Baqarah ayat 124,

“…ketika Ibrahim diuji Rabb-nya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya…”

Dan salah satu perintah Allah yang dimaksudkan pada ayat tersbut adalah sunat atau khitan.

Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari dan Muslim. Nabi Muhammad Saw. bersabda bahwa fithrah itu ada lima. Khitan atau sunat, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku dan mencukur kumis.

Selain umat muslim, praktik sunat adalah ritual keagamaan untuk orang Yahudi, suku-suku asli di Afrika dan Australia.

Di luar alasan agama, kebanyakan orang disunat karena faktor higienis dan kesehatan.

Seringkali, seorang anak harus disunat karena kulup (kulit) luar penis terlalu kuat menempel pada ujung kelamin sehingga menyebabkan tertumpuknya kotoran.

Pada beberapa orang, hal ini bahkan bisa menyebabkan infeksi saluran kencing.

Kapan Waktu Terbaik Untuk Disunat

Di dalam Al-Majmu’, 1: 302, Imam Nawawi sendiri menganjurkan untuk mengkhitan ketika anak-anak masih kecil, sebab itu yang paling baik untuknya.

Syaikh Abdullah al-Jibrin juga mengungkapkan hal yang sama dengan Imam Nawawi karena dua alasan:

Pertama: Kulit mudah untuk diambil dan dipotong serta mudah untuk diobati

Kedua: Belum malu membuka aurat

Manfaat Sunat

Di banyak suku Afrika, khitan direkomendasikan bagi laki-laki untuk mengurang resiko infeksi penyakit seksual.

Bahkan American Acedemy of Pediatrics (AAP) mengatakan bahwa manfaat sunat jauh melebihi dari resikonya.

Meskipun demikian, AAP tidak menyarankan khitan dilakukan untuk setiap bayi laki-laki yang baru lahir.

Bagi umat muslim, khitan tentunya bagian dari syariat Islam.

Melaksanakan khitan merupakan wujud peribadatan kepada Allah Swt.

Setiap perintah dari Allah pasti memiliki berbagai macam manfaat bagi yang melakukannya.

Berikut ini adalah manfaat khitan ditinjau dari segi medis:

[1] Faktor Kesucian

Jika tidak disunat, kulup akan menutupi kepala penis sehingga menimbulkan timbunan sisa air seni.

Selain tentunya najis, air seni yang tersisa ini bisa menyebabkan penyakit.

Setelah dikhitan, dengan dipotongnya kulup yang menutupi kepala penis, air seni langsung keluar tanpa tersisa di ujungnya.

Tentunya ini lebih bersih dari timbulnya penyakit dan pastinya lebih menjaga kesucian dari najis.

[2] Mencegah Penyakit AIDS

Penyakit AIDS ditularkan oleh virus HIV melalui alat kelamin.

Bagi orang yang telah dikhitan, kulit kelaminnya akan lebih tahan terhadap serangan virus HIV.

Berbagai studi menunjukkan bahwa resiko bagi pria yang sudah disunat untuk terkena penyakit AIDS lebih kecil dua sampai tiga kali daripada orang yang tidak dikhitan.

[3] Menurunkan Resiko Terkena Kanker Penis

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, pada ujung kelamin pria yang tidak dikhitan akan menumpuk kotoran sisa air kencing.

Dalam dunia medis, kotoran ini biasa disebut dengan istilah smegma.

Smegma dapat membuat iritasi jaringan di sekelilingnya.

Jika berlangsung terus, hal ini dapat menyebabkan kanker.

Sunat dapat mengurangi resiko seorang pria untuk terkena kanker penis karena ujung penisnya bersih dari tumpukan kotoran.

[4] Mencegah Kanker Prostat

Pada sebuah studi yang dilakukan oleh Fred Hutchinson Cancer Research, 3.399 pria diuji dimana 1.754 nya adalah mereka yang terkena kanker prostat dan 1.645 nya adalah yang terbebas dari kanker.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pria yang telah disunat sebelum hubungan seksual pertama mereka mempunyai resiko kanker prostat 12-18 persen lebih rendah daripada mereka yang belum disunat.

Riset ini lebih jauh memperlihatkan bahwa khitan ternyata dapat menahan laju infeksi dan peradangan yang bisa menyebabkan kanker prostat ganas.

[5] Mengurangi Infeksi Saluran Kencing

Pada pria yang belum disunat, tertumpuknya kotoran di ujung penis karena kulupnya belum dipotong, bisa menyebabkan berkumpulnya bakteri.

Karena bakteri lebih mudah bersarang di ujung penis yang belum disunat.

Sebuah penelitian dari Montreal Children’s Hospital, Kanada yang melibatkan 400 anak laki-laki menunjukkan bahwa terdapat resiko 20% lebih besar anak-anak yang belum disunat untuk terkena infeksi saluran kencing.

[6] Melindungi Istri

Sebuah studi yang dilakukan oleh New England Journal of Medicine menunjukkan bahwa para perempuan yang pasangannya telah disunat lebih rendah resikonya untuk terserang kanker leher rahim.

Resiko kanker leher rahim bisa menurun hingga 58%.

Itulah beberapa manfaat sunat atau khitan.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *