Mayat Yang Bisa Mendengar

By | December 22, 2015

Apakah orang yang telah wafat dan menjadi mayat bisa mendengar?

Bisakah seorang mayat mengetahui tentang apa yang terjadi dengan para kerabatnya yang masih hidup di dunia?

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa orang-orang yang mati saat perang Badar diajak bicara oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam meninggalkan jenazah perang Badar tiga kali.

Setelah itu beliau mendatangi mereka, beliau berdiri dan memanggil-manggil mereka.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Hai Abu Jahal bin Hisyam, hai Umayyah bin Khalaf, hai Utbah bin Rabi’ah, hai Syaibah bin Rabi’ah, bukankah kalian telah menemukan kebenaran janji Rabb kalian,

…sesungguhnya aku telah menemukan kebenaran janji Rabbku yang dijanjikan padaku.”

Umar mendengar ucapan nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, lantas ia berkata,

“Wahai Rasulullah, bagaimana mereka bisa mendengar dan bagaimana mereka bisa menjawab.

Lihatlah mereka telah menjadi bangkai.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

”Demi Dzat yang jiwaku berada ditanganNya, kalian tidak lebih mendengar ucapanku melebihi mereka, hanya saja mereka tidak bisa menjawab.”

Setelah itu beliau memerintahkan, mereka diseret lalu dilemparkan di sumur Badar. (HR. Muslim no. 2874)

Kita mencukupi dalil-dalil yang menyatakan bahwa mayat bisa mendengar sampai hadits di atas saja.

Selain itu, mayat tidak mendengar.

Hal ini berdasarkan dali dari Al Quran.

“Dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang di dalam kubur dapat mendengar.” (QS. Fathir: 22)

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *