Mengikuti Sunnah Dengan Tidur Siang

By | December 9, 2015

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya adalah tidurmu diwaktu malam dan siang hari serta usahamu mencari sebagian dari karuniaNya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan”. [Ar Rum: 23]

“Lakukanlah qailulah (tidur siang), karena sesungguhnya syaithan tidak melakukan qailulah.” (Dikeluarkan oleh Abu Nuaim dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dan dihasankan oleh syaikh Al Albani di dalam Shahihul Jami’ no: 4431)

Manfaat dan tips melakukan tidur siang yang effektif:

[1] Tidur siang meningkatkan level konstenstrasi.

Tidurlah antara 20-30 menit untuk menaikkan fokus Anda. Selain itu, tidur siang juga diketahui mampu untuk meingkatkan sensitivitas penglihatan dan pendengaran. Coba praktikkan secara rutin.

[2] Tidur siang mampu mencegah drop secara tiba-tiba.

Masyarakat modern terbiasa cepat. Tapi hal ini tidak berarti kita tidak membutuhkan istirahat sejenak. Terlalu banyak bekerja bisa menyebabkan stress dan frustasi. Tidur siang bisa berfungsi untuk me-reboot sistem tubuh Anda. Ia akan melepaskan stress dan memberikan energi baru yang fresh.

[3] Tidur siang bisa membuat lebih produktif.

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa orang-orang yang tidur siang cenderung memiliki produktivitas yang tinggi dibanding mereka yang tidak. Sebuah studi dari Universitas Harvard menunjukkan jika 30 menit ternyata cukup untuk mengembalikan performa pekerja kembali seperti ia baru datang ke kantor di pagi hari.

Cara melakukan tidur siang untuk mendapatkan hasil yang maksimal

[1] Konsisten

Tidurlah di waktu yang sama setiap hari. Ini akan mampu menstabilkan ritme tubuh Anda.

[2] Jangan terlalu lama

Hindari tidur siang lebih dari setengah jam. Jika tidak, Anda akan mengalami apa yang namanya “sleep inertia” yaitu perasaan grogi dan disorientasi akibat “deep sleep” yang terlalu lama. Selain itu, tidur siang yang terlalu lama juga akan berdampak negative terhadap rutinitas tidur malam Anda. Gunakan alarm untuk mencegah tidur siang yang berlebihan.

[3] Matikan lampu

Cahaya bisa memberikan isyarat bagi tubuh kita. Kegelapan dianggap oleh tubuh sebagai waktunya untuk istirahat. Jika Anda tidak bisa mematikan lampu, gunakan penutup mata.

[4] Tidurlah di tempat yang tidak dilihat orang lain

Tidur siang dengan disaksikan orang banyak, apalagi oleh boss Anda bisa mengindikasikan kemalasan. Di beberapa perusahaan, Anda bahkan bisa dipecat. Jika Anda diberikan waktu satu jam untuk istirahat siang. Gunakan dengan sebaik-bainya. Makan dan shalat dhuhur setengah jam, gunakan setengah jam sisanya.untuk tidur siang di mobil, ruang yang tidak digunakan, atau tangga emergency yang tidak dilalui orang.

[5] Tidak tidur setelah ashar

Namanya juga tidur siang, ya dilakukan ketika siang hari. Jika tidur setelah ashar namanya adalah tidur sore. Meskipun hadits-hadits yang melarang tidur setelah Ashar bukan hadits yang sahih, tapi hal ini sangat tidak dianjurkan karena akan menambah jam melek Anda hingga larut malam sehingga bisa mempersulit untuk bangun shalat shubuh berjamaah di masjid.

Hadits yang mengatakan: “Barangsiapa yang tidur setelah ashar, lantas akalnya hilang, maka janganlah ia mencela kecuali dirinya sendiri” merupakan hadits yang lemah dan tidak benar dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,
(lihat Al Silsilah Adh Dha’ifah no: 39 – didhaifkan oleh Al-Albani dalam silsilah ad-Dha’ifah, dan dinyatakan hadits maudhu’ dalam Al-Maudhu’at (3/69)

 

Siap merutinkan tidur siang?

Jika kantor Anda tidak mengizinkan Anda untuk tidur siang, keluar dan cari tempat baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *