Menikahlah Karena Agamanya, Jika Tidak Maka…

By | December 24, 2015

“Perempuan itu dinikahi karena empat faktor yaitu agama, martabat, harta dan kecantikannya. Pilihlah perempuan yang baik agamanya. Jika tidak, niscaya engkau akan menjadi orang yang merugi” (HR. Muslim  no. 2230)

Kisah di bawah ini memberikan banyak sekali pelajaran berharga terkait memilih seorang pasangan karena agamanya.

Alkisah, seseorang datang menemui Ibnu Uyainah dan berkata,

“Wahai Abu Muhammad, aku datang ke sini dengan tujuan mengadukan istriku sendiri. Aku adalah orang yang hina di hadapannya”.

Ibnu Uyainah terdiam sejenak, menundukkan kepalanya.

Beliau kemudian mengangkat kepalanya dan berkata,

“Mungkin, dulu engkau menikahinya karena ingin meningkatkan martabat dan kehormatan?”. “Benar, wahai Abu Muhammad”, kata orang itu.

Ibnu Uyainah lalu berkata,

“Siapa yang menikah karena menginginkan kehormatan maka dia akan hina.

…Siapa yang menikah karena cari harta maka dia akan menjadi miskin.

…Namun siapa yang menikah karena agamanya maka akan Allah kumpulkan untuknya harta dan kehormatan di samping agama”.

Beliau kemudian melanjutkan ceritanya,

“Kami adalah empat laki-laki bersaudara, Muhammad, Imron, Ibrahim dan aku sendiri.

…Muhammad adalah kakak yang paling sulung sedangkan Imron adalah bungsu.

Sedangkan aku adalah tengah-tengah.

Ketika Muhammad hendak menikah, dia berorientasi pada kehormatan.

Dia menikah dengan perempuan yang memiliki status sosial yang lebih tinggi dari pada dirinya.

Pada akhirnya dia jadi orang yang hina.

Sedangkan Imron ketika menikah berorientasi pada harta.

Karenanya dia menikah dengan perempuan yang hartanya lebih banyak dibandingkan dirinya.

Ternyata, pada akhirnya dia menjadi orang miskin.

Keluarga istrinya merebut semua harta yang dia miliki tanpa menyisakan untuknya sedikitpun.

Maka aku penasaran, ingin menyelidiki sebab terjadinya dua hal ini.

Tak disangka suatu hari Ma’mar bin Rasyid datang.

Kau lantas bermusyawarah dengannya.

Kuceritakan kepadanya kasus yang dialami oleh kedua saudaraku.

Ma’mar lantas menyampaikan hadits dari Yahya bin Ja’dah dan hadits Aisyah. Hadits dari Yahya bin ja’dah adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Perempuan itu dinikahi karena empat faktor yaitu agama, martabat, harta dan kecantikannya.

Pilihlah perempuan yang baik agamanya. Jika tidak, niscaya engkau akan menjadi orang yang merugi” (HR Bukhari dan Muslim).

Sedangkan hadits dari Aisyah adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Perempuan yang paling besar berkahnya adalah yang paling ringan biaya pernikahannya” (HR Ahmad no 25162)

Oleh karena itu kuputuskan untuk menikah karena faktor agama dan agar beban lebih ringan karena ingin mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Di luar dugaan Allah kumpulkan untukku kehormatan dan harta di samping agama (Tahdzib al Kamal, 11/194-195, Asy Syamilah).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *