Nabi Yusuf Melawan Zina

By | October 22, 2015

ZinaSetelah diambil dan diangkat dari sumur, Yusuf kecil yang dibuang oleh saudara-saudaranya dibawa ke pasar untuk dijual oleh kafilah dagang yang menemukannya.

Secara kebetulan, pemuka Mesir yang bernama Al ‘Aziz berkeliling untuk membeli seorang anak karena ia tidak memiliki keturunan.

Yusuf kemudian dibeli dengan harga beberapa dirham saja. Di kerajaan miliknya, sang raja berpesan agar istrinya menjaga Nabi Yusuf dan berbuat baik kepadanya.

Ketika sudah agak dewasa, Nabi Yusuf tumbuh menjadi pria tampan sehingga membuat istri sang raja menjadi tertarik. Nabi Yusuf mendapatkan godaan darinya untuk melakukan perbuatan keji.

Nabi Yusuf menolak ajakannya dan berkata,

Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik. Sesungguhnya orang-orang yang zalim tidak akan beruntung.” (QS. Yusuf: 23)

Yusuf kemudian langsung pergi menuju pintu keluar, namun istri Al ‘Aziz segera menarik Yusuf dari belakang untuk menghalanginya keluar sehingga membuat gamis Yusuf menjadi robek.

Secara kebetulan, suaminya yaitu Al ‘Aziz pulang. Merasa terjebak, istrinya menuduh Yusuf sebagai orang yang ingin menzaliminya dan berkata kepada suaminya,

Apakah pembalasan terhadap orang yang bermaksud berbuat serong dengan istrimu, selain dipenjarakan atau (dihukum) dengan azab yang pedih?” (QS. Yusuf: 25)

Yusuf tidak mengakuinya dan salah satu anggota keluarga Al ‘Aziz ada yang mengusulkan untuk melihat bekas koyakan gamis miliki Yusuf.

Lihatlah! Jika baju gamisnya koyak di depan, maka wanita itu benar dan Yusuf termasuk orang-orang yang dusta.– Dan jika baju gamisnya koyak di belakang, maka wanita Itulah yang dusta, dan Yusuf termasuk orang-orang yang benar.” (QS. Yusuf: 26-27)

Maka ketika dia Al ‘Aziz melihat baju gamisnya Yusuf koyak di bagian belakang, dia berkata kepada istrinya, “Sesungguhnya (kejadian) itu adalah di antara tipu daya kamu, sesungguhnya tipu daya kamu adalah besar.” (QS. Yusuf: 28)

Yusuf diminta untuk tidak membicarakan perkara ini dan sang istri diminta untuk bertaubat kepada Allah Swt atas dosa dan kesalahannya.

Ternyata kabar ini menyebar di kalangan istana sehingga membuat istri sang raja menjadi geram dan mengundang beberapa kaum wanita untuk melihat sendiri ketampanan Nabi Yusuf.

Nabi Yusuf diminta keluar, maka seketika para wanita melihatnya, mereka semua terpesona dengan ketampanannya dan tanpa sadar mereka melukai tangan mereka dengan pisau, sampai-sampai mereka semua mengira bahwa Yusuf adalah seorang malaikat.

Istri sang rajapun berkata,

Itulah orang yang kamu cela aku karena (tertarik) kepadanya, dan sesungguhnya aku telah menggodanya untuk menundukkan dirinya (kepadaku) akan tetapi dia menolak. Dan sesungguhnya jika dia tidak menaati apa yang aku perintahkan kepadanya, niscaya dia akan dipenjarakan dan dia akan termasuk orang-orang yang hina.” (QS. Yusuf: 32)

Semoga bermanfaat…

 

Salam

Sulaymane Idirs

 

One thought on “Nabi Yusuf Melawan Zina

  1. Susanti Wong

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 H, Mohon Maaf Lahir Bathin

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *