Narsis di Sosial Media: Bahaya Penyakit ‘Ain

By | December 9, 2015

Kebanyakan kita tidak menyadari bahwa penyakit ini memang ada. Penyakit ini benar-benar ada di sekeliling kita.

Bahkan bisa menyebabkan seseorang sampai meninggal dunia.

Bukan melalui sihir atau benda-bendat tajam…

…tapi hanya dengan tatapan jahat saja sudah cukup.

Mengapa penyakit ini bisa terjadi?

Pertama, karena ada yang suka pamer. Terutama dengan kemudahan upload gambar di sosial media.

Kedua, ada orang-orang yang dengki.

Apa nama penyakit ini?

Bahaya Itu Bernama ‘Ain

Pandangan mata, atau diistilahkan dengan ‘ain, adalah pandangan seseorang terhadap sesuatu yang dianggap bagus disertai dengan kedengkian yang muncul dari tabiat yang jelek sehingga mengakibatkan bahaya bagi yang dipandang. (Fathul Bari, 10/210)

Dahsyatnya ‘Ain

“Pengaruh ‘ain itu benar-benar ada, seandainya ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, ‘ainlah yang dapat melakukannya.” (HR. Muslim)

“Mengapa aku lihat badan anak-anak saudaraku ini kurus kering? Apakah mereka kelaparan?” Asma menjawab, “Tidak, akan tetapi mereka tertimpa ‘ain”. Beliau berkata, “Kalau begitu bacakan ruqyah bagi mereka!” (HR. Muslim, Ahmad dan Baihaqi)

Dari Abu Umamah bin Sahl bin Hunaif menyebutkan bahwa Amir bin Rabi’ah pernah melihat Sahl bin Hunaif mandi lalu berkatalah Amir, “Demi Allah, Aku tidak pernah melihat (pemandangan) seperti hari ini, dan tidak pernah kulihat kulit yang tersimpan sebagus ini.”

Berkata Abu Umamamh, “Maka terpelantinglah Sahl.” Kemudian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mendatangi Amir. Dengan marah beliau berkata, “Atas dasar apa kalian mau membunuh saudaranya? Mengapa engkau tidak memohonkan keberkahan (kepada yang kau lihat)? Mandilah untuknya!”

Maksudnya Nabi menyuruh Amir berwudhu kemudian diambil bekas air wudhunya untuk disiramkan kepada Sahl dan ini adalah salah satu cara pengobatan orang yang tertimpa ‘ain bila diketahui pelaku ‘ain tersebut (*). Maka Amir mandi dengan menggunakan satu wadah air. Dia mencuci wajah, kedua tangan, kedua siku, kedua lutut, ujung-ujung kakinya dan bagian dalam sarungnya.

Kemudian air bekas mandinya itu dituangkan kepada Sahl, lantas dia sadar dan berlalulah bersama manusia.” (HR. Malik , Ibnu Majah 3509, dishahihkan oleh Ibnu Hibban 1424)

Cara Terhindar Dari Penyakit ‘Ain

  1. Jika melihat sesuatu yang menakjubkan, hendaknya mendoakan keberkahan (misal mengucapkan Barakallahu fiik). Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam “Apabila seorang dari kalian melihat sesuatu dari saudaranya, atau melihat diri saudaranya, atau melihat hartanya yang menakjubkan, maka hendaklah ia mendoakan keberkahan untuk saudaranya tersebut, karena sesungguhnya penyakit ‘ain benar-benar ada.” [HR. Ahmad dari Abdullah bin ‘Amir, Ash-Shahihah, no. 2572]
  2. Merutinkan dzikir-dzikir perlindungan pagi sore dan tawakkal kepada Allah.
  3. Tidak mengumbar kenikmatan di depan umum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *