Sihir Hanya Bisa Datang Dengan Izin Allah

By | December 6, 2015

Sihir bisa menerpa manusia dengan izin Allah .

مَا أنْزَلَ اللهُ دَاءً إلا أنْزَلَ لَهُ شِفَاءً

“Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan Allah akan menurunkan pula obat penawarnya”.

Dan seorang muslim dilarang berobat dengan sesuatu yang diharamkan Allah.

Sihir tidak boleh dilawan dengan sihir.

Hukum mendatangi dukun dan mempercayai mereka adalah kufur.

Ada beberapa perkara ghaib (jodoh, takdir, dan rezeki) yang hanya Allah Azza wa Jalla saja yang mengetahuinya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ أتَى كَاهِنًا أوْ سَاحِرًا فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُوْلُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَدٍ

“Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang sihir, kemudian ia membenarkan (mempercayai) perkataan mereka, maka sungguh ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad”.

Para dukun, paranormal, tukang sihir dan peramal itu hanya berpura-pura mengetahui perkara ghaib berdasarkan informasi dari setan yang mencuri berita dari langit.

Para dukun itu tunduk dan taat serta menyembah tentara iblis.

Ini merupakan perbuatan kufur dan syirik terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

هَلْ أُنَبِّئُكُمْ عَلَى مَن تَنَزَّلُ الشَّيَاطِينُ {212} تَنَزَّلُ عَلَى كُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍ { 222} يُلْقُونَ السَّمْعَ وَأَكْثَرُهُمْ كَاذِبُونَ

“Apakah akan Aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun? Mereka turun kepada setiap pendusta lagi banyak dosa, mereka menghadapkan pendengaran (kepada setan) itu, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta”. [Asy Syu’ara`: 221-223].

Kita tidak boleh percaya kepada para dukun dengan berbagai cara pengobatan mereka.

Seperti tulisan jimat, cairan minuman, mantra syirik dan sebagainya.

Semua itu adalah praktik kesyirikan dan penipuan terhadap manusia.

Siapa saja yang menerima praktik-praktik tersebut tanpa menolak dalam hati dan perbuatannya…

…sungguh orang itu telah ikut bantu membantu dalam perbuatan kufur.

وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُوا الشَّيَاطِينُ عَلَى مُلْكِ سُلَيْمَانَ وَمَاكَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِّنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ

“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (dan tidak mengerjakan sihir), tetapi setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia”. [Al Baqarah : 102]

(diringkas dari Kiat Membentengi Keluarga Dari Sihir www.almanhaj.or.id)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *