Tips Parenting: Kenali Bakat Anak

By | November 20, 2015

Seseorang harus mampu mengenali kemampuan dan keahlian yang dimilikinya. Anda harus mengenal bidang yang menjadi spesialisasi Anda dan mencurahkan segala energi dan waktu untuk mendalami bidang tersebut. Kono, Sibawaih, pakar ilmu nahwu bahasa arab no. satu di dunia, ketika berusaha mendalami bidang ilmu hadits, ia sangat kesulitan untuk bisa menguasainya. Tetapi, ketika dia mendalami mempelajari ilmu nahwu, seluruh dunia berdecak kagum atas kemampuannya.

Anak Andapun juga sama, seringkali kita amati anak-anak yang lemah di satu mata pelajaran tertentu menunjukkan prestasi yang mengagumkan di mata pelajaran yang lain. Jika saja, sistem pendidikan kita mengarahkan siswa-siswinya untuk mendalami satu bidang tertentu saja, bangsa ini pasti akan memiliki jutaan orang no satu di berbagai bidang. Tapi yang ada sekarang adalah, jumlah mata pelajaran yang harus dikuasai siswa di sekolah sangatlah banyak. Alhasil, banyak siswa yang hanya mengetahui kuli-kulitnya saja dari berbagai disiplin ilmu yang dipelajarinya. Ironisnya, ketika dewasa kelak, ilmu-ilmu tersebut tidak lagi terpakai.

Seandainya anak Anda fokus mempelajari 2 bidang saja sejak SD, bahasa Inggris dan matematika. Niscaya ketika berumur 18 tahun, ia akan mampu melahap semua-semua soal Olimpiade Matematika dan mampu menembus kampus top-top elit dunia dengan bekal matematika dan bahasa Inggrisnya yang telah terasah selama bertahun-tahun. Contoh lain, seandainya keponakan Anda hanya fokus mempelajari biologi dan bahasa Arab saja sejak duduk di bangku SD, insyaAllah ketika tamat SMA nanti ia akan mendapatkan cukup bekal untuk melanjutkan kuliah kedokteran dengan tambahan bekal ilmu bahasa Arab.

***

Sebagai orang tua, kecenderungan seorang anak dapat dikenali sejak usia dini. Disamping itu, faktor genetik akan sangat mempengaruhi masa depan karier anak Anda. Jika misalnya, sebagian besar keluarga Anda, kakek, om dan tante adalah seorang pedagang, kemungkinan besar anak Anda akan mudah untuk mempelajari dasar-dasar matematika dan ilmu ekonomi di bangku sekolah. Selain karena ia sudah terekspos dengan obrolan-obrolan tentang bisnis sejak kecil, anak Anda juga mendapatkan mentor-mentor yang tanpa disadari telah mendidiknya dengan ikatan emosi kekeluargaan.

Tidak mengherankan jika anak yang orang tuanya berprofesi sebagai seorang dokter, anaknya juga akan mudah untuk menjadi dokter. Orang tuanya akan membimbing anak itu bukan hanya dengan buku dan sumber penunjang lainnya, tapi koneksi dan networking sang ayah atau ibu sangat berpengaruh pada karier dokternya kelak. Bayangkan ada seorang mahasiswa kedokteran yang orang tuanya bukan seorang dokter, mungkin ia akan membeli buku kedokteran yang kurang tepat atau mengalami kesulitan untuk mendapatkan tempat praktik setelah lulus nanti. Pernyataan ini bukan bermaksud untuk mengecilkan hati Anda, namun hanya sebagai pengingat dan memaparkan realita yang terjadi di dalam kehidupan real. Kerahkan tenaga dan pikiran Anda untuk menemukan bidang yang sesuai dengan bakat dan minat anak Anda, fokus di satu bidang itu dan tunggulah keberhasilan anak Anda, insyaAllah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *